Tarik investor dalam negeri, Bupati Lamongan janji permudah perizinan

    Jum'at, 07 Oktober 2016 | 10:32 wib
    Bupati Lamongan Business Gathering Pengusaha KADIN Jawa Timur

    SURABAYA, kabarbisnis.com: Kabupaten Lamongan terus berbenah. Guna menarik minat investor untuk menanamkan investasi mereka, Bupati Lamonan, Fadeli berjanji akan memberikan kemudahan dalam proses perizinan dengan memangkas ijin yang biasanya berbelit

    "Kami berusaha bagaimana pengusaha bisa masuk dengan aman, nyaman, mudah dan transparan. Apalagi dengan adanya berbagai paket kebijakan ekonomi yang diantaranya memuat tentang menyederhanaan perijinan dengan memangkas perijinan yang tidak penting," ujar Fadeli sesaat sebelum bertemu dengan 150 pengusaha Jatim dalam acara di Surabaya, Rabu (28/9/2016).

    Menurut penjelasannya, Lamongan saat ini sangat terbuka bagi investor. Melalui penyederhanaan tersebut, ia berharap akan ada banyak investor yang masuk untuk bersama menggali dan memaksimalkan potensi yang ada.

    Menurut pengakuannya, Lamongan memiliki potensi ekonomi yang cukup besar. Selain memiliki bibir pantai sepanjang 47 kilometer, Lamongan juga tercatat sebagai daerah penghasil komoditas padi dan perikanan nomor satu se Jatim serta penghasil komoditas jagung terbesar kedua se jatim.

    "Kami juga telah diundang oleh Kedutaan Besar Amerika untuk meningkatkan produktifitas jagung di Lamongan. Melalui kerjasama yang telah kita jalin dengan PT Monsanto, kami berharap produktifitasnya akan semakin tinggi, dari 5,8 ton per hektar menjadi 100 ton per hektar sehingga dalam tiga hingga lima tahun kedepan produksi jagung Lamongan bisa mencapai 500 ribu ton per tahun dari saat ini yang masih sekitar 325 ribu ton per tahun," tegasnya.

    Untuk itu, bersama Monsanto, Lamongan telah membuat proyek percontohan lahan jagung di area seluas 100 hektar di kecamatan Soloruko. Panen perdana diperkirakan sekitar Februari 2017.

    Melalui peningkatan produksi jagung, ia berharap tingat ketergantungan Indonesia terhadap impor jagung untuk pakan ternak akan terkurangi. Selain itu, ketersediaan pakan ternak dalam negeri juga akan semakin stabil yang nantinya akan berdampak positif terhadap peningkatan sektor peternakan.

    "Kami juga telah berupaya meningkatkan sektor peternakan. Saat ini, jumlah ternak di Lamongan mencapai 102 ribu ekor dan kami menargetkan akan naik dua kali lipat dalam waktu dua hingga tiga tahun kedepan. Dan pada 8 Oktober besok kami akan menyelenggarakan panen 10 ribu pedet yang rencananya akan dihadiri pak Jokowi," tambahnya.

    Terkait jumlah investasi yang sudah masuk di Lamongan, ia mengatakan pada tahun lalu mencapai Rp 4,7 triliun. Sementara pada tahun ini realisasi investasi ditargetkan bisa naik menjadi Rp 5 triliun. "Sampai Triwulan II kemarin realisasinya masih Rp 700 miliar,".

    Pada kesempatan yang sama, Ketua Kadin Surabaya, Jamhadi mengatakan upaya Lamongan untuk menarik investor patut diapresiasi. Dengan kemudahan perijinan yang dijanjikan dan rendanya upah minimum kabupaten (UMK) serta besarnya potensi ekonomi yang tersedia, Lamongan patut diperhitungkan untuk menjadi tempat berinvestasi.kbc6

    Sumber : Kabarbisnis.com


    artikel ini telah dilihat sebanyak 906 kali
    Kadin Kabupaten/Kota
    • Sidoarjo web
    • Mojokerto
    • Jombang
    • Bojonegoro
    • Tuban
    • Lamongan
    • Madiun
    • Magetan
    • Ngawi
    • Ponorogo
    • Pacitan
    • Kediri
    • Nganjuk
    • Blitar
    • Tulungagung
    • Trenggalek
    • Malang web
    • Pasuruan
    • Probolinggo
    • Lumajang
    • Bondowoso
    • Situbondo
    • Jember
    • Banyuwangi
    • Pamekasan
    • Sampang
    • Sumenep
    • Bangkalan
    • Gresik
    • Kota Batu