Kadin Dorong UKM Tingkatkan Kapasitas Di Era Pasar Bebas

    Rabu, 31 Mei 2016 | 20:29 wib

    Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia menjalin sinergi dengan pemerintah, untuk menumbuhkembangkan sektor UMKM dan Koperasi agar bisa bertaraf nasional dan internasional, serta lebih berdaya saing di era pasar bebas.


    Ketua Umum Kadin Indonesia Rosan P. Roeslani mengatakan, saat ini kontribusi UKM terhadap ekspor nasional baru sekitar 15%. Nilai ini masih tertinggal bila dibandingkan dengan negara lainnya di ASEAN, seperti Thailand yang bisa mencapai 30%.

    “UKM Perlu dukungan kongkrit yang bisa diaplikasikan. Pemerintah harus berani memberi keberpihakan kepada UKM dan Koperasi,” ungkap Rosan di sela-sela acara Pertemuan Pengurus Kadin Bidang UMKM seluruh Indonesia di Kementerian Koperasi dan UKM di Jakarta, (31/5/2016).

    Senada dengan Rosan, Wakil Ketua Umum Kadin Bidang UMKM dan Koperasi Sandiaga S. Uno mengatakan, pembuktian UMKM dan Koperasi sebagai kekuatan ekonomi Indonesia tidak bisa dipandang sebelah mata. Beberapa kali dinamika ekonomi global ikut mempengaruhi perekonomian nasional, sektor UMKM mampu bertahan dan menopang perekonomian Indonesia.

    Menurutnya, UMKM perlu diperkuat dengan berbagai dukungan dari berbagai pihak agar dapat bertumbuhkembang, mulai dari dukungan pembiayaan, regulasi, akses pasar, kemudahan berusaha hingga akses terhadap kemajuan teknologi dan digital.

    “Kita harapkan pelaku UKM bisa mengikuti kemajuan teknologi agar bisa memanfaatkannya dengan baik. Pelaku UKM bisa melakukan exsposure dan menjaring konsumen lebih luas lagi,” Jelas Sandiaga.

    Walaupun merupakan sebuah sektor yang unggul dan sangat mempengaruhi perkembangan perekonomian dalam negeri, UMKM dinilai masih memiliki berbagai hambatan yang patut diperhatikan oleh pemerintah dan pihak-pihak terkait.

    Sebelumnya, Kadin telah melakukan berbagai upaya untuk meningkatkan kapasitas dari para pelaku UMKM, salah satunya dengan mengembangkan pola kemitraan antara UMKM dan ritel modern. Sehingga UKM diharapkan mampu menciptakan barang-barang yang memiliki nilai tambah atau added value yang berkualitas tinggi.

    Selain itu, Kadin juga telah membentuk lembaga pembiayaan alternatif bagi UMKM melalui program Palapa Nusantara Berdikari yang menjaring UKM-UKM daerah yang potensial, utamanya yang berorientasi ekspor.

    Kadin juga telah mengembangkan Standar Akuntansi untuk Entitas Mikro Kecil dan Menengah berbasis teknologi digital. Terobosan baru itu diharapkan dapat memudahkan para pelaku UKM membuat laporan keuangannya sehingga lebih bankable.

    Belum lama ini, Kadin Indonesia bekerjasama dengan Kementerian Koperasi dan UKM RI melaunching Program Pemasaran Sistem Online, ukmmarket.co.id yakni pusat jual beli online yang fokus pada produk usaha kecil dan menengah.

    Sementara itu Staf Ahli Menteri Koperasi dan UKM, Abdul Kadir Damanik mengatakan kolaborasi pemerintah dan swasta sangat penting, terlebih lagi kolaborasi antar pelaku usaha. Misalnya, pengusaha mikro bisa melakukan kemitraan dengan yang kecil, yang kecil dengan yang menengah dan yang menengah dengan yang besar.

    “Jika itu bisa dilakukan akan menambah daya saing dan kita pun bisa mempertahankan pasar dalam negeri dari gempuran luar sehingga kita tidak perlu takut untuk bersaing,” kata dia.

    Abdul Kadir Damanik mengatakan, pertumbuhan jumlah UMKM bisa saja terus bertumbuh, namun yang terpenting adalah bagaimana semua UMKM itu bisa memberikan kontribusi pada peningkatan penyerapan tenaga kerja yang saat ini baru mencapai sekitar 4% hingga 5%


    artikel ini telah dilihat sebanyak 1207 kali
    Kadin Kabupaten/Kota
    • Sidoarjo web
    • Mojokerto
    • Jombang
    • Bojonegoro
    • Tuban
    • Lamongan
    • Madiun
    • Magetan
    • Ngawi
    • Ponorogo
    • Pacitan
    • Kediri
    • Nganjuk
    • Blitar
    • Tulungagung
    • Trenggalek
    • Malang web
    • Pasuruan
    • Probolinggo
    • Lumajang
    • Bondowoso
    • Situbondo
    • Jember
    • Banyuwangi
    • Pamekasan
    • Sampang
    • Sumenep
    • Bangkalan
    • Gresik
    • Kota Batu