Kadin Kecewa UU Tapera Disahkan

    Jum'at, 25 Februari 2016 | 19:52 wib
    Rosan P

    Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia, Rosan P. Roeslani mengaku kecewa karena Undang-undang tabungan perumahan rakyat (UU Tapera) disahkan oleh pemerintah.

    Menurutnya, kebijakan yang digulirkan pemerintah seharusnya dapat menciptakan lapangan kerja dan tidak memberatkan pengusaha.

    "Kami sebetulnya kecewa, kami sudah memberikan masukan tapi mungkin pemerintah punya pandangan lain," kata Rosan di Jakarta, Selasa (23/2).

    Rosan menegaskan, dengan disahkannya UU Tapera, maka dapat menjadi beban bagi pengusaha apalagi sudah ada BPJS Ketenagakerjaan yang memiliki fungsi sama. Meskipun dalam Undang-undang tersebut besaran simpanannya belum diatur, Rosan menduga iuran akan tetap dibebankan kepada pengusaha.

    "Harusnya beban itu nanti dikompensasi ke kebijakan lain yang bisa membuat biaya ekonomi tinggi dan pajak bisa makin turun," kata Rosan.

    Menurut Rosan, Kadin Indonesia menginginkan agar kebijakan pemerintah bisa menciptakan lapangan kerja lebih banyak. Selain itu, dalam penerapan paket-paket kebijakan juga harus memiliki kerangka untuk menciptakan lapangan kerja.

    Sumber : Kadin Indonesaia


    artikel ini telah dilihat sebanyak 894 kali
    Kadin Kabupaten/Kota
    • Sidoarjo web
    • Mojokerto
    • Jombang
    • Bojonegoro
    • Tuban
    • Lamongan
    • Madiun
    • Magetan
    • Ngawi
    • Ponorogo
    • Pacitan
    • Kediri
    • Nganjuk
    • Blitar
    • Tulungagung
    • Trenggalek
    • Malang web
    • Pasuruan
    • Probolinggo
    • Lumajang
    • Bondowoso
    • Situbondo
    • Jember
    • Banyuwangi
    • Pamekasan
    • Sampang
    • Sumenep
    • Bangkalan
    • Gresik
    • Kota Batu