UMK Surabaya Rp3 juta lebih, Maspion siap-siap PHK massal

    Rabu, 16 Desember 2015 | 10:04 wib
    100 ribu di-PHK tahun ini

    LENSAINDONESIA.COM: Jawa Timur sudah menetapkan Upah Minimum Kota/Kabupaten 2015. Reaksi pengusaha menerima penetapan tersebut sembari menyatakan terpaksa melakukan pemutusan hubungan kerja (PHK) besar-besaran.

    Hal itu disampaikan Alim Markus, Bos Maspion Grup yang juga Ketua Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Jawa Timur, dalam konferensi pers, Selasa (24/11/2015).

    “Memang berat ibaratnya Pergub 68 ini seperti pil pahit, tapi saya telan. Saya akan menjalankannya tahun depan,” katanya.

    Hanya saja, ia tak menutup kemungkinan, akan mempensiunkan dini sekitar 1.800 karyawan seperti ketika UMK ditetapkan Rp2,7 juta. Saat itu, sejumlah yang sama juga di-PHK yaitu 1.800 karyawan.

    Dengan kenaikan UMK 12 persen, kondisi itu memberatkan sehingga pihaknya akan menawarkan pensiun dini ke karyawannya.

    “Jumlahnya sama seperti tahun ini ada sekitar 1.800 karyawan akan kita tawarkan pensiun dini. Pensiun dini ini untuk efisiensi,” terangnya,

    Sementara itu, Ridwan Wakil Ketua Bidang Pengupahan Apindo Jawa Timur mengatakan, sudah banyak pabrik besar di kawasan industri di daerah ring I (Surabaya, Gresik, Sidoarjo, Pasuruan dan Mojokerto) yang relokasi ke daerah-daerah seperti Nganjuk, Lamongan, Ngawi.

    Tahun ini, tak kurang 100 ribu pekerja sudah di-PHK dengan UMK Rp2,7 juta.

    Selain mem-PHK pekerja, banyak perusahaan yang beralih dari padat karya dengan menggunakan mesin.

    “Banyak pengusaha yang beralih dari padat karya, sekarang automatic pakai robot,” terangnya sambil mempaparkan bahwa, produktivitas tenaga kerja di Indonesia masih kalah dengan Vietnam dengan perbandingan sekitar 1:2 produk. Selain itu, banyak PMA batal berinvestasi dan mengalihkan ke Vietnam yang lebih murah.@dtc/licom

    Berikut besaran UMK 2016 di 38 kabupaten/kota di Jatim:
    1. Kota Surabaya Rp3.045.000
    2. Kabupaten Gresik Rp3.042.500
    3. Kabupaten Sidoarjo Rp3.040.000
    4. Kabupaten Pasuruan Rp3.037.500
    5. Kabupaten Mojokerto Rp3.030.000
    6. Kabupaten Malang Rp2.188.000
    7. Kota Malang Rp2.099.000
    8. Kota Batu Rp2.026.000
    9. Kabupaten Jombang Rp1.924.000
    10. Kabupaten Tuban Rp1.757.000
    11. Kota Pasuruan Rp1.757.000
    12. Kabupaten Probolinggo Rp1.736.000
    13. Kabupaten Jember Rp1.629.000
    14. Kota Mojokerto Rp1.603.000
    15. Kota Probolinggo Rp1.603.000
    16. Kabupaten Banyuwangi Rp1.599.000
    17. Kabupaten Lamongan Rp1.573.000
    18. Kota Kediri Rp1.494.000
    19. Kabupaten Bojonegoro Rp1.462.000
    20. Kabupaten Kediri Rp1.456.000
    21. Kabupaten Lumajang Rp1.437.000
    22. Kabupaten Tulungagung Rp1.420.000
    23. Kabupaten Bondowoso Rp1.417.000
    24. Kabupaten Bangkalan Rp1.414.000
    25. Kabupaten Nganjuk Rp1.411.000
    26. Kabupaten Blitar Rp1.405.000
    27. Kabupaten Sumenep Rp1.398.000
    28. Kota Madiun Rp1.394.000
    29. Kota Blitar Rp1.394.000
    30. Kabupaten Sampang Rp1.387.000
    31. Kabupaten Situbondo Rp1.374.000
    32. Kabupaten Pamekasan RP1.350.000
    33. Kabupaten Madiun Rp1.340.000
    34. Kabupaten Ngawi Rp1.334.000
    35. Kabupaten Ponorogo Rp1.283.000
    36. Kabupaten Pacitan Rp1.283.000
    37. Kabupaten Trenggalek Rp1.283.000
    38. Kabupaten Magetan Rp1.283.000

    Source: http://www.lensaindonesia.com/


    artikel ini telah dilihat sebanyak 1345 kali
    Kadin Kabupaten/Kota
    • Sidoarjo web
    • Mojokerto
    • Jombang
    • Bojonegoro
    • Tuban
    • Lamongan
    • Madiun
    • Magetan
    • Ngawi
    • Ponorogo
    • Pacitan
    • Kediri
    • Nganjuk
    • Blitar
    • Tulungagung
    • Trenggalek
    • Malang web
    • Pasuruan
    • Probolinggo
    • Lumajang
    • Bondowoso
    • Situbondo
    • Jember
    • Banyuwangi
    • Pamekasan
    • Sampang
    • Sumenep
    • Bangkalan
    • Gresik
    • Kota Batu