Ada Pendampingan dari Ahli Agro Belanda, Kadin Jatim Petakan UMKM Pengolahan Produk Pertanian

    Rabu, 04 Desember 2019 | 14:31 wib
    Array

    SURYA.co.id | SURABAYA - Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Jawa Timur melakukan pemetaan pelaku usaha mikro kecil dan menengah (UKM) di sektor pertanian yang akan mendapatkan pendampingan dari PUM.

    Langkah ini sebagai tindak lanjut dari agenda Sharing dan Klinik Bisnis, Pengolahan Produk Makanan dan Minuman Bersama Ahli Pengolahan Produk Agro Belanda, yang telah digelar pada pertengahan bulan Oktober 2019.

    "Pemetaan dilakukan guna memudahkan pendampingan yang akan dilakukan Kadin Jatim bersama PUM Netherlands Senior Expert kepada sekitar 100 Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) pengolahan produk pertanian di seluruh Jatim," jelas Adik Dwi Putranto, Wakil Ketua Umum Kadin Jatim Bidang Agrobisnis, Kamis (14/11/2019).

    Dari data yang sudah masuk, ada sekitar 78 UMKM pengolahan produk pertanian yang memenuhi persyaratan dan telah dipetakan sesuai zonasi.

    "Berdasarkan data yang kami himpun, maka pendampingan akan kami lakukan di sembilan titik yaitu Lamongan, Pamekasan, Kediri, Malang raya, Trenggalek, Surabaya, Sidoarjo, Pasuruan dan Tuban. Dan pendampingan bisnis ini riel kami lakukan bersama PUM Netherlands Senior Expert," jelas Adik.

    Pendampingan, dilakukan selama dua minggu dengan berbagai hal, mulai dari proses produksi yang baik dan berstandar internasional, packaging atau pengemasan, branding atau pemasaran hingga cara bagaimana membuka akses atau jaringan.

    "Semuanya akan dibimbing secara intensif dan berkelanjutan. PUM Netherlands juga akan melakukan evaluasi setelah program berjalan selama tiga bulan. Dari evaluasi, akan diketahui apakah bisnisnya berjalan semakin baik atau masih ada kekurangan. Kalau masih ada kekurangan, PUM Netherlands Senior Expert akan kembali memberikan pendampingan sesuai keinginan pelaku UMKM," jelas Adik yang saat ini menjadi kandidat terkuat Ketua Umum Kadin Jatim Periode 2019-2024.

    Ia berharap melalui upaya ini, kinerja sektor pertanian Jatim akan semakin baik.

    Data Badan Pusat Statistik Jatim menunjukkan, kinerja sektor pertanian dalam beberapa tahun terakhir mengalami perlambatan walaupun masih tetap menjadi kontributor terbesar ketiga dalam struktur Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) Jatim.

    Sepanjang triwulan ke III 2019, sektor pertanian masih berkontribusi sebesar 12,09 persen dengan nilai Rp 73,978 triliun.

    Pencapaian ini lebih rendah dibanding industri pengolahan yang mampu berkontribusi sebesar 29,7 persen dan perdagangan sebesar 18,62 persen dari total PDRB Jatim pada triwulan ke III 2019 yang mencapai Rp 607,045 triliun.

    Sementara kinerja sektor pertanian Jatim pada triwulan III 2019 hanya mampu naik sebesar 1,65 persen.

    "Selain sebagai solusi atas rendahnya harga komoditas pertanian saat panen raya, melalui pendampingan ini Kadin Jatim juga berharap pelaku UMKM yang dilatih dan didampingi tersebut akan menjadi trainer bagi UMKM yang lain sehingga mereka bisa maju bersama," tandas Adik.


    Tags KADIN Jatim


    Artikel ini telah tayang di surya.co.id dengan judul Ada Pendampingan dari Ahli Agro Belanda, Kadin Jatim Petakan UMKM Pengolahan Produk Pertanian, https://surabaya.tribunnews.com/2019/11/15/ada-pendampingan-dari-ahli-agro-belanda-kadin-jatim-petakan-umkm-pengolahan-produk-pertanian.
    Penulis: Sri Handi Lestari
    Editor: Titis Jati Permata


    artikel ini telah dilihat sebanyak 182 kali
    Kadin Kabupaten/Kota
    • Sidoarjo web
    • Mojokerto
    • Jombang
    • Bojonegoro
    • Tuban
    • Lamongan
    • Madiun
    • Magetan
    • Ngawi
    • Ponorogo
    • Pacitan
    • Kediri
    • Nganjuk
    • Blitar
    • Tulungagung
    • Trenggalek
    • Malang web
    • Pasuruan
    • Probolinggo
    • Lumajang
    • Bondowoso
    • Situbondo
    • Jember
    • Banyuwangi
    • Pamekasan
    • Sampang
    • Sumenep
    • Bangkalan
    • Gresik
    • Kota Batu